Kekayaan Ustadz Solmed dan Istrinya dari Jualan Rokok Pake Embel-embel Agama?

Published:

Ustad Solmed dan istrinya jualan rokok. Masalahnya, rokok itu diklaim ‘herbal’, ‘islami’ dan bisa ‘detoks’. Definisi jualan produk pakai embel-embel agama dan kesehatan biar laku. Rokok yang dijual Solmed dan istrinya itu bermerk “SIN”. Rokok itu diklaim berbeda dari rokok-rokok yang beredar. Rokok itu diklaim ‘herbal’, ‘islami’, dan bisa ‘detoks’. Padahal, kandungan tarnya 48 miligram per batang dan nikotinnya nggak disebutkan jelas berapa.

Sebagai perbandingan, rokok kretek Dji Sam Soe tarnya 39 miligram dan nikotin 2.3 miligram. Sementara rokok kretek filter seperti rokok Djarum Super dan Gudang Garam Filter tarnya masing-masing sekitar 30 sampai 39 miligram dan nikotinnya masing-masing sekitar 1.5 sampai 2.5 miligram. Artinya, tar rokok SIN lebih tinggi dibanding rokok-rokok yang beredar. Tingginya tar rokok SIN jelas membahayakan buat kesehatan. Rokok SIN diproduksi PT Tridaya Sinergi Indonesia (TSI) yang adalah perusahaan direct selling dan network marketing.

Adapun rokok itu diracik dan dicetuskan oleh Raden Abdul Malik, sosok yang disebut-sebut ulama asal Jawa Timur. Infonya, Malik dapat ilhamnya dari mimpinya buat membuat rokok. Dalam pembuatannya, dia ngelakuin bacaan jalalah “Lā ilāha illā Allāh” (tidak ada Tuhan selain Allah) sebanyak 3.456 kali. Rokok SIN diklaim dibuat dari 17 bahan herbal. Mulai dari siwak Arab, rumput laut Tiongkok, daun sirih, sampai kencur lokal. Semua bahan itu diklaim diracik buat menyembuhkan dan menyehatkan penggunanya.

Sekarang produk rokok SIN makin bertambah. Harganya berkisar 11 ribu sampai 63 ribu tergantung produknya. Rokok SIN viral setelah istrinya Solmed bikin untuk ikut promosiin. Dalam video Tiktok yang diunggah @sin_indonesia_official, istrinya Solmed kasih tutorial manfaatin produk rokok SIN sebagai ‘detoks’. Dia buka bungkus rokok, rebus tembakaunya, aduk searah tawaf, bacain shalawat, lalu air rebusannya dipakai buat rendam kaki suaminya. “Aku kasih ke suamiku nih, biar menghilangkan pegal-pegal dan juga mendetoks segala penyakit yang ada di tubuh suamiku. Insya Allah sehat,” katanya.

Bahkan air rebusan rokok itu juga bisa dipakai jadi skincare lewat uap dan dihirup kayak inhaler, kata istrinya Solmet. Tujuannya katanya biar glowing dan sehat. Konten ini langsung viral dan dikomen banyak netizen. “Jualan agama emang paling laris di Indonesia mana disalahgunakan gini astaghfirullah,” komen seorang netizen. “I’m not a Muslim, tapi gedeg banget sama yang jual-jual agama begini,” komen yang lain. Bahkan ada netizen yang tanya Grok, AI di aplikasi X, soal detoks yang diklaim istrinya Solmed.

Jawaban Grok: air rebusan tembakau justru berpotensi beracun. Dan detoks tubuh manusia itu nggak bisa lewat kaki, tapi lewat hati dan ginjal. Jadi, secara medis, rebusan tembakau buat detoks dan skincare itu mitos. Terlepas dari fakta itu, bisnis ini berhasil menambah pundi-pundi kekayaan Solmed dan istrinya. Nggak heran kalau dia dan istrinya bisa memiliki rumah mewah senilai puluhan miliar.

Mau pake embel-embel agama atau kesehatan, rokok sebaiknya jangan kita konsumsi. Rokok itu buruk banget buat kesehatan. Rokok itu bisa meningkatkan risiko stroke, tekanan darah tinggi, dan penyempitan pembuluh darah. Bahaya rokok bukan cuma berdampak sama si perokok, tapi juga sama orang-orang di sekitarnya, terutama anak-anak. Yuk, beragama dengan akal sehat!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img