KURANG AJAR! SEJUMLAH NETIZEN LAKI-LAKI BIKIN TREN UNBOXING PEREMPUAN

Published:

Di TikTok, beredar tren yang isinya melecehkan perempuan. Anehnya, banyak banget laki-laki yang buat tren ini. Apa tujuan mereka bikin tren ini? Nggak jelas. Dalam tren itu, para laki-laki berperan sedang “unboxing” perempuan, tapi ekspresi yang mereka tampilkan malah jijik atau menutup hidung. Seolah-olah perempuan yang mereka “buka” itu tidak sesuai ekspektasi.

Caption di videonya juga cukup merendahkan. Misalnya seperti: “POV: Unboxing mahar 100 juta tapi bau ikan asin.” Ada juga yang menulis: “POV: Istri mahar 500 juta pas di-unboxing udah ngeloss berjengger.” Ada yang menulis: “Day 1 unboxing mahar 500 juta + sarjana.” Ada juga caption lain seperti: “POV: Unboxing mahar 50 juta minus 8 semester satu kos sama mantannya.” Di akhir video, si pembuat konten menutup hidung pakai baju atau menunjukkan ekspresi jijik. Seolah-olah mereka sedang kecewa dengan “barang” yang mereka buka.

Tren ini akhirnya dibahas sama kreator TikTok Sadam Permana Wiyana dalam sebuah video yang diposting pada 6 Februari. Dalam videonya, ia mengumpulkan beberapa contoh video dari tren itu. Menurut Sadam, tren ini jelas melecehkan perempuan. Bukan cuma itu, tapi juga melecehkan makna mahar dalam pernikahan. Dalam ajaran Islam, mahar adalah pemberian wajib dari calon mempelai laki-laki kepada calon mempelai perempuan saat akad nikah. Mahar bisa berupa uang, barang, atau bentuk pemberian lainnya. Intinya adalah simbol kesungguhan dan penghormatan dari suami kepada istrinya.

“Bayangkan, akad nikah yang sangat sakral malah dilecehkan lewat tren seperti ini,” kata Sadam. Dia juga menilai orang-orang yang membuat tren tersebut sebenarnya sedang merendahkan dirinya sendiri. Kenapa? Karena esensi mahar sebenarnya adalah bentuk penghormatan dari calon suami kepada calon istri. Tapi dalam tren ini, perempuan justru diperlakukan seperti barang yang sedang “dibuka” lalu dinilai kualitasnya. Sadam juga mengingatkan bahwa tren seperti ini merendahkan perempuan secara keseluruhan, termasuk ibu kita, saudara perempuan kita, kakak atau adik perempuan kita. Perempuan seharusnya dihormati, bukan dijadikan bahan candaan seperti ini.

Netizen pun ramai-ramai berkomentar. “Apa mereka berfikir mahar = beli perempuan?” tulis seorang netizen. “Ngomongin 100jt kek mampu aja” tulis netizen lain. “Padahal mereka juga lahir dari seorang perempuan” tulis yang lain. Apa yang dilakukan oleh orang-orang yang bikin tren ini sangat mengecewakan bahkan jahat.

Banyak orang sebenarnya masih salah memahami konsep mahar. Mahar bukanlah “harga perempuan”. Mahar adalah simbol keseriusan dan tanggung jawab dalam pernikahan. Tapi dalam tren ini, mahar digambarkan seperti harga untuk membeli sesuatu. Akibatnya perempuan diposisikan seperti barang yang bisa dinilai “worth it atau tidak”. Perempuan akhirnya dilihat sebagai objek, bukan sebagai manusia yang harus dihormati.

Sebagian orang mungkin menganggapnya sebagai “dark humor”, tapi kalau candaan itu merendahkan tubuh perempuan, itu bukan lagi humor. Itu sudah masuk ke pelecehan verbal. Apalagi penggunaan istilah seperti “bau ikan asin” untuk menghina tubuh perempuan. Itu termasuk body shaming yang jahat, dan bisa memperkuat stigma negatif terhadap tubuh perempuan.

Yang jadi pertanyaan besar sebenarnya sederhana. Emang pernikahan di kepala kalian cuma soal seks saja? Sampai-sampai perempuan digambarkan seperti barang yang dibuka lalu dinilai “bagus atau tidak”. Padahal pernikahan jauh lebih kompleks dari itu. Ada tanggung jawab, komitmen, saling menghormati, membangun keluarga, menghadapi masalah bersama, dan belajar saling memahami pasangan. Kalau dari awal cara pandangnya sudah menganggap perempuan seperti barang yang “dibeli” dengan mahar, itu justru menunjukkan cara berpikir yang sangat sempit tentang makna pernikahan.

Media sosial memang tempat bebas berekspresi. Tapi kebebasan itu juga datang dengan tanggung jawab. Konten yang menghina orang lain mungkin bisa viral, tapi tidak semua yang viral itu layak ditiru. Yuk jadi netizen yang cerdas!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img