Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dapat dukungan lagi nih dari tokoh intoleran. Terbaru, pasangan nomor urut satu itu dapat dukungan dari Athian Ali. Jadi, Minggu kemarin ada deklarasi dukungan kepada pasangan Anies-Muhaimin. Deklarasi ini diklaim dihadiri ulama yang tergabung dalam Multaqo dan para tokoh masyarakat Jawa Barat. Kabarnya, ada sekitar 265 orang yang hadir dalam deklarasi ini.
Nah, Athian salah satu perwakilannya. Anies, kata Athian, adalah tokoh yang mampu memajukan bangsa Indonesia di masa depan. AMIN, katanya, sangat amanah atau bisa dipercaya. Saat ini, banyak warga Jawa Barat yang masih kebingungan menentukan dukungan, katanya. Karena itu, katanya, mereka harus diberikan bimbingan agar nggak salah memilih pemimpin karena yang jadi taruhannya 280 juta jiwa. Soal dukungan ini, Anies ya senang dong. Anies bilang dukungan ini adalah kepercayaan dan amanah dari masyarakat di Jawa Barat. Dukungan ini adalah bentuk usaha masyarakat Jawa Barat yang setuju dengan ‘perubahan’, kata Anies.
Pertanyaannya, siapa sih Athian ini? Kalo dicek rekam jejaknya, Athian ini sosok yang intoleran! Athian adalah Ketua DPP Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS).
Dari namanya udah jelas kan gimana sikap ANNAS ke Muslim Syiah. Athian sendiri dikenal sosok yang intoleran dan sangat memusuhi Syiah. Pada 2012 lalu, dia ngeluarin fatwa soal sesatnya Syiah. Bahkan, ANNAS sering terlibat aksi penolakan peringatan Asy-Syuro yang dibuat Muslim Syiah. Athian juga melarang keras muslim ngucapin Selamat Natal. Asal tahu aja, sebelumnya Anies-Muhaimin juga dapat dukungan dari tokoh intoleran. Dia adalah Abu Bakar Ba’asyir, mantan pentolan teroris.
Ngeri-ngeri ya pendukung Anies-Muhaimin! Tapi ini bukan hal aneh sih. Anies bakal deketin siapa aja yang dia anggap punya efek elektoral untuk kemenangannya di kompetisi politik. Lihat aja apa yang dilakuin Anies waktu nyalon gubernur Jakarta tahun 2017 lalu. Pandangan Anies soal merajut tenun kebangsaan sepertinya sudah ditinggalkan Anies.
Yuk, jadi pemilih yang cerdas!


