Konser Coldplay di Malaysia yang berlangsung pada 22 November kemaren berjalan sukses. Tapii, di balik aksi panggung Coldplay ternyata ada fakta mengejutkan loh. Jauh sebelum konser dimulai, Pemerintah Malaysia terapkan sistem Kill Switch nih. Yaitu sistem yang memungkinkan konser dihentikan secara tiba-tiba kalo dianggap melanggar garis panduan yang udah ditetapin. Ini dikonfirmasi langsung sama Kementerian Komunikasi dan Digital (KKD).
KKD sebelumnya mastiin konser Coldplay tetap berlangsung, asal sesuai ketentuan negara itu. Bahkan katanya Mufti Wilayah Persekutuan sempat menyerukan pembatalan konser guna menghormati krisis kemanusiaan di Gaza, Palestina. Dalam pernyataannya, KKD bilang Panitia Permohonan Pembuatan Film Asing dan Pertunjukan Artis Asing (JK-PUSPAL) 13 Oktober lalu menyetujui ketentuan konser Coldplay kok. KKD bilang promotor konser Coldplay menjamin Coldplay bakal mematuhi Pedoman PUSPAL (GPP) serta peraturan dan hukum yang berlaku di Malaysia.
Menurut desas-desus yang beredar, Kill Switch ini diterapin karena beberapa kampanye Coldplay yang dianggap mendukung LGBT. Hal itu terlihat dari atribut konser Coldplay didominasi warna pelangi yang merepresentasikan LGBT. Tapi, sebenernya Kill Switch ini akhirnya diterapin di Malaysia setelah insiden yang dilakukan band The 1975. Band rock Indie asal Manchester, Inggris itu emang tampil sebagai salah satu pengisi acara di Good Vibes Festival 2023 di Malaysia pada 23 Juli lalu.
Selama tampil, sang vokalis Matty Healy, ngelakuin tindakan yang nggak pantes. Mulai dari ngatain pemerintah Malaysia sebagai kumpulan orang-orang bodoh dan menjijikkan…. Hingga puncaknya Matty mencium sang bassist, Ross MacDonald di atas panggung dan dilihat oleh ribuan penonton. Aksi tak senonoh itu dia lakuin katanya sebagai bentuk ketidaksukaannya pada hukum anti-LGBT di Malaysia. Aksi tak senonoh ini jugalah yang membuat The 1975 dilarang tampil di Jakarta pada 23 Juli lalu.
Hmmm menarik juga yaa.. Kill Switch ini bisa jadi peraturan tak tertulis sebagai panduan bagi para musisi agar bersikap sewajarnya di tempat orang. Kalian sendiri setuju nggak sama sistem Kill Switch ini?


