Muhammadiyah Sarankan Sembelih Hewan Kurban di Tempat Khusus

Published:

Apa sering yang diingat setiap kali ada penyembelihan hewan kurban? Biasanya, disembelih di halaman masjid atau sekolah. Udah gitu, darah dan kotoran hewan kurban terlihat berserakan. Ini tentu saja berpotensi menyebarkan penyakit.

Nah, Muhammadiyah menyarankan penyembelihan dilakukan dengan lebih baik. Saran itu disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti. Mu’ti mendorong penyembelihan hewan kurban nggak dilakukan di sembarang tempat. Tapi di tempat khusus, seperti di rumah pemotongan hewan.

Kalaupun terpaksa dilakukan di halaman, maka harus dipastikan itu dilakukan secara profesional dan tidak asal-asalan. Dengan begitu, hewan lain yang belum disembelih nggak merasa ketakutan melihat hewan yang disembelih. Mu’ti juga mendorong Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, dua lembaga penting di bawah Muhammadiyah, memberikan tuntunan teknis penyembelihan. Agar prosesnya lebih baik dan sesuai dengan perintah Nabi Muhammad dan konteks zaman.

Kata Mu’ti, banyak pihak yang memberikan perhatian, terutama aktivis hak asasi binatang, terhadap pelaksanaan teknis kurban. Karena itu, praktek berkurban menjadi cermin ajaran Islam apa yang dipahami dan yang diaktualkan masyarakat muslim.

Asal tahu aja, di beberapa negara muslim penyembelihan hewan kurban dilakukan di tempat khusus dengan fasilitas yang memadai. Ini misalnya bisa dilihat di Turki dan Arab Saudi. Di dalam tempat khusus itu terdapat juga tempat pembuangan limbah hewan kurban, seperti darah, kotoran, dan sisa makanan.

Mudah-mudahan pemerintah segera membuat aturan terkait penyembelihan hewan kurban. Dengan begitu, potensi penyebaran penyakit dari hewan kurban bisa diminimalisasi. Termasuk trauma pada anak setelah melihat langsung proses penyembelihan hewan kurban.

Ayo beragama dengan akal sehat.

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img