Nah, MUI harusnya gini dong! Bener-bener jadi pemandu jalan kebaikan. Bukan cuma ke umat, tapi juga ke pemuka umat. Jadi, Ketua MUI, Asrorun Niam Sholeh, baru aja ngingetin para dai supaya berhati-hati dalam menyampaikan pesan. Dai, kata dia, sosok yang punya peran strategis di tengah umat. Sosok yang dipercaya dan didengar omongannya sama umat. Dai itu, kata Niam, konten kreator. Dia menyampaikan konten dakwah, disadari atau nggak. Kalau punya tim kreatif, sebaran dakwahnya akan semakin luas.
Karena itu, Niam mengajak para dai untuk memproduksi konten yang positif. Apa yang disampaikan MUI ini penting banget. Selama ini, apa yang disampaikan dai gampang viral di media sosial. Masalahnya, nggak jarang apa yang disampaikan dai itu salah. Bahkan isinya hoax dan provokasi. Contohnya, Rahmat Baequni. Dia pernah bilang ratusan anggota KPPS Pemilu dan Pilpres 2019 meninggal karena sengaja diracun. Atau Rizieq Shihab. Dia sering mem-frame banyak ulama di Indonesia yang dikriminalisasi sama rezim sekarang. Itu kan mengarang bebas namanya.
Mudah-mudahan imbauan MUI ini didengar dan diikuti penceramah dan semua pemuka agama. Jangan cuma manfaatin imbauan atau fatwa MUI yang nguntungin mereka sebagai tameng untuk menyerang pihak yang dianggap salah.
Para dai, jadilah pemuka agama yang sebenarnya!


