Pidato Bahasa Inggris Gibran Dibandingkan dengan Pidato Bahasa Inggris Mahfud MD dan Puan Maharani

Published:

Siapa di antara 3 tokoh ini yang pidato Bahasa Inggrisnya mengagumkan: Pak Mahfud MD, Ibu Puan Maharani, atau Mas Gibran Rakabuming Raka? Kalau kami yang ditanya, jawaban kami jelas: Mas Gibran. Jawaban ini bukan hanya karena kami memang pendukung Mas Gibran ya. Tapi, faktanya, pidato Bahasa Inggris Mas Gibran memang mengagumkan.

Itu terlihat dalam Indonesia-Africa CEO Forum di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 21 November kemarin. Dalam forum itu, kemampuan bahasa Inggris Mas Gibran jadi sorotan. Pidatonya di forum itu mencuri perhatian karena ngomong bahasa Inggris dengan lancar. Video pidatonya langsung viral di media sosial dan dapat respons positif dari netizen.

Tapi klimaksnya justru pas ia berbicara di KTT G20. Forum internasional yang jauh lebih bergengsi. Di sana, Gibran mewakili Indonesia karena Presiden Prabowo berhalangan hadir. Lokasinya di Johannesburg Expo Centre, Afrika Selatan, tanggal 22-23 November 2025. Gibran hadir di sesi pleno ketiga dengan tema yang cukup berat: “Masa Depan yang Adil dan Berkeadilan untuk Semua.”

Temanya mencakup mineral kritis, pekerjaan layak, dan kecerdasan buatan (AI). Dalam pidatonya, Gibran tegas menyampaikan bahwa teknologi AI harus inklusif dan berkeadilan. Dia bilang AI bakal nentuin kekuatan ekonomi dunia dalam beberapa dekade mendatang. Gibran juga menyinggung soal mineral kritis, chip, dan pusat data yang ironisnya bahan mentahnya banyak dari negara berkembang. “Negara berkembang cuma ekspor bahan baku, tapi negara maju yang nikmatin nilai tambahnya,” kata Gibran. Makanya Indonesia mendorong sistem global yang lebih adil dan merata. Kayak pelatihan ulang untuk pekerja, upah yang layak, perlindungan sosial, kesetaraan gender, dan akses teknologi. Yang menarik, Gibran juga menyebut Afrika, khususnya Afrika Selatan itu sebagai mitra strategis Indonesia. Dia bahkan bilang: “Africa is the future.” Alasannya karena potensi Afrika sangat besar. Terus populasinya terus bertumbuh, dan bisa jadi pintu masuk Indonesia ke pasar Afrika.

Di dua forum internasional itu, bukan cuma isi pidatonya yang berkelas, tapi juga cara penyampaiannya. Mas Gibran pidato pakai bahasa Inggris dengan lancar dan clean banget! Pesan tersampaikan dengan jelas, delivery-nya oke, dan substansinya tegas. Video pidatonya langsung viral dan dapat sentimen positif dari warganet. Banyak netizen yang kagum dan ngasih pujian di kolom komentar. “Ternyata bahasa Inggrisnya Gibran keren banget!” tulis seorang netizen. “Fluent dan confident, ga nyangka!” tulis yang lain.

Bahkan, warganet langsung heboh dan mulai bikin konten perbandingan dengan tokoh-tokoh politik lain. Gara-gara pidato Bahasa Inggris Mas Gibran di 2 forum internasional itu, netizen lalu membandingkan pidato bahasa Inggris Mbak Puan dan Pak Mahfud. Konten-konten perbandingan ini pun ikut viral di TikTok, Twitter, dan Instagram. Tampak pidato Bahasa Inggris Mbak Puan dan Pak Mahfud masing-masing nggak sebanding dengan pidato Bahasa Inggrisnya Mas Gibran. Kalau anda nggak percaya, saksikan sendiri dengan video perbandingannya.

Di balik kekaguman terhadap kemampuan pidato Bahasa Inggris Mas Gibran ini, sebenarnya ada yang perlu diluruskan sih. Kemampuan bahasa Inggris itu bukan indikator utama kepemimpinan seseorang ya. Ada banyak pemimpin hebat yang bahasa Inggrisnya biasa aja, tapi kerjanya luar biasa. Tapi anehnya, di Indonesia, kemampuan bahasa Inggris sering dijadikan bahan nyinyiran. Kadang kalau seseorang nggak bisa bahasa Inggris, langsung dicap bodoh atau nggak pintar.

Padahal yang lebih penting itu substansi dan tindakan nyata dari seorang pemimpin. Tapi ya gimana lagi, di era digital ini, kemampuan komunikasi internasional juga jadi nilai plus. Apalagi kalau harus mewakili negara di forum-forum internasional kayak G20. Di situ, kemampuan berbahasa Inggris dengan baik memang bisa ngebantu menyampaikan pesan Indonesia lebih efektif.

Dan Gibran udah membuktikan kalau dia capable untuk ngelakuin itu. Nahhh…. Jadi buat yang dulu sempat deg-degan atau meremehkan Mas Gibran, sekarang gimana? Next time, kritik boleh aja. Tapi jangan sampai kritik berubah jadi bahan cemooh atau nyinyir tanpa dasar ya. Karena di akhirnya, yang berbicara itu hasil dan fakta di lapangan. Dan faktanya, Mas Gibran berhasil mewakili Indonesia dengan baik di panggung internasional. Mas Gibran Keren!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img