Jakarta, PIS – Energi Ibu Sinta Nuriyah Wahid dahsyat banget ya. Istri mendiang Gus Dur itu terlihat tidak lelah keliling ke berbagai daerah untuk mengajak menjaga toleransi dan memperkuat persatuan.
Pada Ramadhan tahun ini, misalnya, Ibu Sinta hadir di berbagai acara. Di Sidoarjo, Ibu Sinta hadir di buka bersama yang digelar Gereja Kristen Indonesia (GKI) pada Jumat lalu. Di acara itu hadir warga setempat, pendeta GKI, tokoh lintas iman, para penggerak Gusdurian, Jemaah Ahmadiyah, dan tokoh lainnya.
Ibu Sinta bilang acara ini adalah salah satu upaya menjaga persatuan dan persaudaraan. Ibu Sinta juga hadir di Malang, Surabaya, Solo, Semarang. Di Jogjakarta, Ibu Sinta menggelar sahur bersama kaum duafa dan marjinal.
Acara itu menyasar warga yang berprofesi sebagai tukang becak, pedagang kaki lima, sampai pengamen. “Saya berharap masyarakat Indonesia, khususnya Jogja, mampu menjaga toleransi di berbagai aspek kehidupan,” katanya.
Kegiatan Ibu Sinta keliling ke berbagai daerah sudah dilakukannya sejak 20 tahun yang lalu. Ketika itu, dia sering diajak Presiden Gus Dur keliling menemui berbagai kelompok masyarakat yang beragam secara agama dan sosial.
Dalam kegiatan sahur bersama, Ibu Sinta memberikan kesempatan pada warga yang hadir untuk menyampaikan keluh kesahnya. Dia juga selalu mengingatkan warga yang hadir untuk saling menyayangi, menghargai, dan tolong menolong di tengah perbedaan.
Apa yang dilakukan Ibu Sinta mudah-mudahan menginspirasi tokoh yang lebih muda untuk melakukan hal serupa. Terima kasih, Ibu Sinta!



