Anggota DPR Sarankan Buka Kasino di Indonesia Demi Pemasukan Negara

Published:

Gimana ya kalo Indonesia Indonesia punya kasino demi tingkatkan devisa negara? Pertanyaan ini lagi mengemuka belakangan ini karena diusulkan anggota DPR RI Fraksi Golkar, Galih Kartasasmita. Jadi, Galih minta Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berpikir out of the box nyari sumber penerimaan negara bukan pajak (PNBP) atau devisa negara. Itu disampein Galih pas rapat kerja Komisi XI DPR bersama Ditjen Anggaran Kemenkeu pada 12 Mei lalu. Galih contohin negara Uni Emirat Arab (UEA) yang membangun kasino di daerah ekonomi khusus. ”Coba negara Arab jalanin kasino, itu kan maksudnya mereka kan out of the box gitu lembaga dan kementeriannya,” kata Galih.

Galih merasa Indonesia dan UEA punya kondisi sumber daya alam yang sama dan potensi jasa lain yang nggak kalah melimpah. Cuma ucapannya itu bukan berarti usulin pemerintah membangun kasino di Indonesia. “Mereka berani untuk membuat suatu kawasan khusus tidak boleh ada pemain orang Islamnya,” katanya. “Tidak boleh ada pekerja orang Islamnya dan pemasukannya pun untuk dibangun infrastruktur itu,” katanya. Pernyataan Galih itu menuai kontroversi dari netizen. Ada setuju, tapi ada juga yang nggak setuju. “Ya bagus itu, pasti banyak wisatawan dari luar negeri main ke Indonesia,” komen seorang netizen. “Lumayanlah buat pencucian uang,” komen yang lain. “Kirain anggota dewan terhormat cerdas…ternyata cuma segitu aja,” komen lainnya.

Btw, usulan Galih ini ada presedennya di Indonesia. Mantan Gubernur Jakarta Ali Sadikin melegalkan kasino dan tempat perjudian buat pembangunan infrastruktur di Jakarta. Lokasinya ketika itu di antaranya di Kawasan Ancol dan di dalam Gedung Sarinah. Lokalisasi ini dibuat supaya masyarakat umum nggak terpapar aktivitas perjudian di tempat umum. Pertanyaannya, mana yang lebih besar, manfaat atau mudharat kasino? Data dari American Gaming Association nunjukin kasino menyumbang miliaran dolar dalam bentuk pajak di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. Tapi data itu juga menunjukkan tingkat kemiskinan, kecanduan, dan kriminalitas juga tinggi di sekitar lokasi kasino.

National Gambling Impact Study Commission (NGISC) Amerika Serikat menyebut, rasio penerimaan pajak cuma 9% dari total pendapatan kasino sebesar USD 14,8 miliar. Sementara biaya sosial akibat perjudian mencapai $289 per tahun tiap individu di daerah kasino. Biaya ini termasuk layanan rehabilitasi, penegakan hukum, kesehatan mental, dan produktivitas tenaga kerja yang menurun. Artinya, dana yang dikeluarkan lebih banyak dibanding dana yang didapatkan. Kalo pengen ningkatin pemasukan negara banyak cara kok. Dan ini udah dilakuin banyak negara.

Misalnya Kanada. Negara ini sebenarnya kaya minyak, gas, kayu, dan logam. Tapi Kanada jadiin pendidikan tinggi sebagai komoditas jasa ekspor. Banyak universitas ternama kayak University of Toronto jadi magnet mahasiswa asing yang bayar biaya kuliah mahal. Pemasukan ini bukan cuma jadi sumber devisa buat negara, tapi juga provinsi. Kanada juga kembangin pariwisata alam seperti di Banff dan Whistler. Dua wilayah ini jadi mesin uang Kanada dari wisatawan buat lihat aurora, danau es, taman nasional.

Atau Australia yang juga kaya batu bara, emas, uranium, dan gas alam. Tapi Australia jadiin pendidikan sebagai ekspor terbesar. Universitas kaya Melbourne, ANU, UNSW jadi destinasi utama mahasiswa Asia dan global. Chile juga punya tambang tembaga terbesar di dunia. Tapi mereka bangun ekosistem startup dan digital economy lewat program pemerintah seperti Start-Up Chile. Pemerintah Chile ngasih dana hibah ke startup dari seluruh dunia biar berkembang di Chile.

Mencari solusi untuk menambah PNBP demi pemasukan devisa negara itu bagus banget. Kita harus dukung langkah pemerintah itu. Tapi caranya harus masuk akal dan low cost secara sosial. Jangan sampai terobosan itu malah jadi bom waktu yang berakibat pada masalah sosial yang lebih besar. Kanada, Australia, dan Chile udah membuktikan cara ningkatin pemasukan negara yang bersih, berkelanjutan, dan bermutu tinggi. Yuk, jadi wakil rakyat yang inovatif dan bijak!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img