Kasian banget deh pendakwah asal Betawi, Babeh Haikal. Gara-gara dukungannya kepada pasangan calon presiden Prabowo-Gibran, dia ngaku dijauhi sejumlah umat Islam. Kata si babeh, awalnya gara-gara dia posting video ucapan terima kasih pada Pak Prabowo. Di video itu babeh mengapresiasi Pak Prabowo yang rela menggadaikan tanahnya untuk kemenangan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.
Ucapan itu dia posting di akun Instagramnya pada Senin 8 Januari lalu. Tepat sehari setelah debat capres ketiga. Setelah postingan itu tersebar, mulai banyak orang yang ngata-ngatain si babeh. Bahkan ada yang mencoret keanggotaannya di sejumlah grup.
“Di Masjid yang sudah belasan tahun ngajar, saya gak boleh datang lagi,” ucap Babeh.
Babeh Haikal sendiri gak mau nanggepin perseteruan itu. Katanya dia sih lebih memilih untuk fokus mengingatkan agar Pemilu 2024 berjalan damai tanpa saling serang satu sama lainnya. Bener banget sih apa yang dibilang babeh Haikal ini. Kita boleh saja menjadi pendukung salah satu pasangan. Tapi janganlah sampai merusak pertemanan, persahabatan apalagi persaudaraan kita.
Semua capres punya tujuan sama, memajukan Indonesia. Jadi, mari berkampanye dengan mengedepankan program unggulan masing-masing capresnya. Jangan terjebak oleh saling serang, apalagi dengan fitnah.
Yuk sukseskan Pemilu 2024, tanpa caci maki dan hoaks!


