Berfoto di Depan Umat Hindu Beribadah, Pengunjung Perempuan Ini Dikecam Warganet

Published:

Pengunjung Candi Belahan, Pasuruan, Jawa Timur, ini di mana kepekaannya ya? Bayangin, mereka berpose tepat di depan umat Hindu yang sedang khusyuk bersembahyang. Astagfirullah. Jadi, baru-baru ini viral video dari Candi Belahan. Dalam video itu, terlihat beberapa perempuan berkerudung lagi asyik mengambil foto. Masalahnya, lokasinya di tirta atau pancuran air yang terdapat patung dan gapura. Mereka berpose di saat tepat di depan umat Hindu sedang khusyuk bersembahyang.

Candi Belahan selama ini memang bukan cuma rumah ibadah umat Hindu. Candi Belahan juga jadi destinasi wisata religi bagi umat Hindu dan non-Hindu. Aksi mengambil foto itu sontak menuai reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyebut tindakan ini sebagai bentuk ketidaksopanan di tempat ibadah. Warganet menilai, ini soal adab dan empati. Semua pihak wajib menjaga ketenangan dan rasa hormat di tempat ibadah. Apalagi pada yang sama ada yang sedang khusyuk bersembahyang.

“Kalau tempat ibadah kita digituin orang lain, pasti kita marah. Tapi giliran kita yang ngelakuin, malah dibela,” komen seorang warganet. “Ini bukan soal Islam atau Hindu. Ini soal akhlak dan tahu tempat,” komen yang lain. “Datang ke tempat suci, tapi yang dibawa cuma kamera, bukan hati,” komen lainnya. Bahkan ada yang tegas bilang: “Salah satu bentuk intoleransi adalah nggak ngerti batas.” Yang bikin miris, ini bukan kejadian pertama, lho.

Sebelumnya terjadi di Masjid At-Thohir, Depok, pada September 2024. Masjid yang dibangun Menteri BUMN, Erick Thohir itu lebih dari sekedar rumah ibadah, tapi juga jadi destinasi wisata religi. Masalahnya, emak-emak berfoto-foto di tengah seorang perempuan sedang salat. Kabarnya, perempuan yang sedang shalat itu hampir tertendang kepalanya ketika dia sujud. Peristiwa ini viral setelah diposting akun Instagram undercover.id.

Dua kasus ini nunjukkin masih banyak umat beragama yang nggak peka di rumah ibadahnya sendiri maupun rumah ibadah umat yang lain. Rumah ibadah itu ruang sakral. Rumah ibadah bukan properti publik yang bebas dijadikan latar untuk bikin konten. Menghormati rumah ibadah dan aktivitas peribadatan di dalamnya itu nggak butuh pengetahuan agama tinggi. Cukup dengan hati yang peka. Kamera boleh menyala. Silakan bikin konten di dalam rumah ibadah. Tapi kesadaran untuk bagaimana seharusnya berperilaku di dalam rumah ibadah penting ditanamkan. Jangan sampai cuma karena pengen bikin konten, kita malah menginjak-injak hak rumah ibadah dan aktivitas peribadatan di dalamnya.

Mengunjungi wisata religi seperti rumah ibadah tentu bagus. Kita bisa belajar banyak hal dari tempat suci itu. Sisi spiritual, sejarah, dan lainnya. Kita sering minta dihormati, tapi lupa buat menghormati. Di negara yang super beragam kayak Indonesia, adab itu bukan pilihan. Adab itu kebutuhan. Dan toleransi nggak bisa tumbuh kalau adab itu diabaikan begitu saja. Kita bisa beda keyakinan, tapi nggak boleh beda dalam adab menghormati rumah ibadah. Candi, masjid, gereja, pura, vihara, dan semua rumah ibadah punya nilai yang harus dijaga. Yuk, rawat keberagaman ini dengan cara paling sederhana: beradab dimanapun kita berada!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img