Festival Film Indonesia (FFI) tahun 2023 patut kita acungi jempol! Bayangin, buat pertama kalinya aktris transgender dimasukin dalam nominasi FFI tahun 2023. Nama aktris itu adalah Asha Smara Darra. Sebelum jadi transpuan, Asha dikenal dengan nama Oscar Septianus Lawalata. Sebelumnya, Asha dikenal sebagai perancang busana terkenal. Belakangan, dia nyoba dunia akting ngikutin jejak adiknya, Mario Lawalata.
Film pertama Asha adalah “Banyu Biru” yang dirilis tahun 2015. Ketika itu Asha berperan sebagai Arief dan beradu akting sama pemeran ternama, yaitu Tora Sudiro dan Dian Sastrowardoyo. Nah, Asha belakangan didaulat sebagai pemeran utama dalam film berjudul ‘Sara’ yang rilis perdana pada awal Oktober lalu. Film ini kabarnya masuk dalam daftar tayang Busan International Film Festival loh. Keren ya.
Capaian Asha dalam dunia akting nggak berhenti sampai di situ. 14 Oktober lalu, FFI 2023 resmi ngumunin jajaran nominasinya. Lewat perannya sebagai Sara, Asha berhasil masuk ke dalam nominasi ‘Pemeran Utama Perempuan Terbaik’. Ini jadi rekor aktor trasngender pertama yang berhasil masuk ke dalam nominasi FFI. Meski begitu, Asha harus bersaing sama 4 aktris lain dalam nominasi itu. Seperti Aurora Ribero, Jajang C. Noer, Laura Basuki, dan Sha Ine Febriyanti. Nama-nama yang pantas menyandang pemeran utama perempuan terbaik. Mudah-mudahan masuknya Asha dalam nominasi FFI jadi awal yang baik ya, buat pemeran transgender yang berkiprah dalam industri budaya di Indonesia.
Semoga juga banyak festival lain yang bisa mengapresiasi karya dan memberikan hak yang sama kepada para transgender. Yuk, kita dukung prestasi kaum transgender dalam industri budaya Indonesia!


