PSI Kecam Aksi Pembubaran Ibadah Di GPDI Metland, Cileungsi

Published:

Jakarta, PIS – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) keren banget, Bestie PIS. PSI mengecam keras aksi pembubaran ibadah di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Metland, Cileungsi, Jawa Barat.

PSI jadi satu-satunya partai yang bersuara soal aksi intoleransi itu. Kecaman dari partai lain soal GPdI Metland tidak terdengar melalui media massa. Kecaman PSI disampaikan melalui juru bicaranya, Mary Silvita.

Kata Mary, aksi pembubaran ibadah itu adalah praktik intoleransi dan melanggar konstitusi. Mary juga menyinggung soal Surat Keputusan Bersama (SKB) Dua Menteri tentang rumah ibadah. 

Wasekjen DPP PSI Bidang Kebhinekaan dan Umat Beragama itu menilai SKB melanggar konstitusi. “SKB tersebut harus dihapus karena menghalangi kebebasan orang beribadah sebagaimana dijamin konstitusi,” kata Mary.

Bagi Bestie PIS yang belum tahu nih. Baru baru ini, ada gangguan terhadap aktivitas peribadatan di GPdI Metland Cileungsi. Kabar intoleransi itu beredar di media sosial, di TikTok maupun di YouTube.

Jadi, sekelompok massa mendatangi GPdI Metland pada 5 Februari kemarin. Mereka protes GPdI Metland digunakan untuk kegiatan ibadah Minggu. Dalam video itu, terlihat seorang laki-laki berpeci memberikan pernyataan.

Dia bilang GPdI Metland belum mendapat izin sebagai rumah ibadah. Dia juga bilang agar izin GPdI Metland diurus. Apa yang terjadi di Cileungsi sungguh sangat memilukan, Bestie PIS.

Itu menunjukkan hak kebebasan beribadah kelompok minoritas masih terus ditindas. Padahal, Presiden Jokowi sudah menegur seluruh kepala daerah untuk memastikan hak kebebasan beribadah untuk ditegakkan.

Kepolisian dan kepala daerah setempat harus segera menindak para pelaku intoleransi itu sehingga ada efek jera. Mudah-mudahan kasus gangguan terhadap rumah ibadah tidak terulang lagi, apapun rumah ibadahnya. STOP HALANGI WARGA BERIBADAH!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img