Sudah Tahu Video Perempuan Jadi Imam Dipotong, MUI Langkat Tetap Laporkan Pembuatnya

Published:

Tahu video perempuan yang jadi imam beberapa laki-laki yang sempat viral? Ternyata video itu bukan riil, tapi video edukasi. Masalahnya, MUI bergerak terlalu jauh menyikapi video itu.

Jadi, media sosial sempat dibikin heboh dengan kemunculan video perempuan yang jadi imam beberapa laki-laki. Dalam video itu, perempuan berbaju hijau dan bercadar berdiri di depan tiga jamaah laki-laki. Mereka melakukan gerakan mirip salat dan mengikuti gerakan perempuan yang jadi imam.

Dalam video itu juga terpampang spanduk bertuliskan Pondok Pesantren Al Kafiyah dengan pimpinan guru besar Ustazah Umariyah. Pesantren itu diduga berada di Langkat, Sumatera Utara. Belakangan, diketahui video itu bagian dari konten Youtube yang dibuat Padepokan Sendang Sejagat.

Kata pimpinannya, Sunaryo, konten aslinya video itu adalah film pendek bersambung dengan judul ‘Pesantren Sesat Dapat Menghapus Dosa’. Konten itu dibuat untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terpengaruh dan terjerumus ajaran Islam yang dianggap menyimpang.

Sunaryo menyayangkan ada pihak-pihak yang telah memotong video aslinya. Apalagi dibumbui dengan kata nyeleneh dan tidak melampirkan link video aslinya. Buntut dari kehebohan itu, MUI Langkat melaporkan perempuan yang jadi imam itu ke Polres Langkat. MUI Langkat juga bilang para kreator dilarang membawa-bawa agama Islam dalam film mereka.

Apa yang dilakukan MUI Langkat jelas berlebihan. Kenapa MUI Langkat justru melaporkan pemeran dan pembuat film itu? Kenapa MUI Langkat tidak melaporkan orang yang memotong video itu sehingga menyebabkan kegaduhan? Apalagi video aslinya bertujuan untuk memberikan edukasi pada umat Islam.

Anehnya lagi, sebelum melapor ke polisi, MUI Langkat sudah minta keterangan pada Sunaryo, tapi tetap melaporkannya. Seharusnya, MUI Langkat berkonsultasi dulu ke ahli hukum untuk menentukan siapa pihak yang bersalah dalam kasus ini sebelum membuat laporan. Sebaiknya MUI Langkat bersikap bijak dan tidak secara sepihak langsung memovis kreator video sebagai pelaku kriminal.

Solidaritas kita untuk pimpinan Padepokan Sendang Sejagat.

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img