Wacana Pajak Judi Online Kembali Dapat Penolakan

Published:

Penolakan terhadap wacana pungutan pajak dari judi online masih terus bergulir. Terbaru, datang dari Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Abdul Mukti. Mukti bilang, perjudian dalam bentuk apapun bertentangan dengan agama, terutama agama Islam. Judi, katanya, tidak sesuai dengan peradaban bangsa. Itu karena dianggap bisa merusak moral dan mempengaruhi pikiran sehat manusia.

Mukti juga bilang pemungutan pajak dari judi online akan terkesan bahwa judi itu dilegalkan. Karena itu, dia minta agar pemerintah kreatif dalam meningkatkan pendapatan dari sektor pajak. Dia juga minta semua pihak untuk sama-sama memberantas perjudian dalam segala bentuknya. Mukti menghimbau agar masyarakat taat bayar pajak dan melaporkan kekayaan mereka dengan jujur. Juga harus ada pengawasan ketat kepada petugas pajak dan pemerintah agar pajak tidak diselewengkan dan disalahgunakan.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie, ngusulin pemungutan pajak judi online. Katanya, ada sekitar Rp 150 triliun yang lari ke luar negeri lewat judi online. Tapi, belakangan Budi bilang bahwa usulan itu masih sebatas wacana. Sekarang, dia lagi fokus pada tugas yang diberikan Presiden Jokowi, yaitu memberantas judi online. Selain Muhammadiyah, penolakan juga datang dari MUI, anggota DPR, pengamat, dll.

Judi online belakangan ini memang semakin marak dan membuat masyarakat resah. Banyak aksi kriminalitas, mulai dari pencurian sampai pembunuhan, yang dipicu judi online. Meski begitu, pemungutan pajak dari aktivitas judi bukan hal yang baru di Indonesia. Asal tahu aja, Gubernur Jakarta, Ali Sadikin, pada pernah melakukannya. Hasilnya, Jakarta surplus dana dari pajak judi.

Terlepas dari kontroversinya ketika itu, yang jelas ada ribuan gedung sekolah, fasilitas kesehatan, dan lainnya yang didanai dari pajak judi. Situasi sekarang jelas berbeda ketika Ali Sadikin berkuasa, tahun 1966-1977. Karena itu, pemerintah harus benar-benar mempertimbangkan wacana pemungutan pajak dari judi online secara matang. Jangan sampai malah memicu munculnya masalah baru. Gimana pendapat kamu soal wacana ini? Tulis di komen ya!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img