Gereja bersejarah Katolik di Amerika dijual dan dijadiin masjid? Berita itu bener, kamu nggak salah denger. Jadi, Gereja Katolik St. Ann Diocese of Buffalo di Buffalo, New York, sudah dijual ke komunitas Muslim setempat. Gereja itu dijual dengan harga US$250.000 atau sekitar 3,9 miliar rupiah. Gereja itu akan dialihfungsikan jadi masjid.
Btw, Gereja St. Ann dibangun pada 1886 oleh imigran Jerman. Gereja ini harus ditutup pada 2007 karena jumlah umat paroki tidak cukup untuk bikin gereja itu bertahan. Lalu sebagian besar bangunan terbengkalai pada 2012. Makanya pada 2022 bangunan ini dijual ke perusahaan Buffalo Crescent Holding. Berita penjualan ini juga dibagikan akun X Pastor R. Vierling dengan foto katedral bergaya Gotik dan telah dilihat 11 juta kali.
Keuskupan Buffalo ngaku kalo finansial jadi masalah utama bangunan ini dijual. Soalnya biaya perbaikan gereja bergaya Gothic itu aja mencapai angka US$30 juta alias 464 miliar rupiah! Joe Martone dari Keuskupan Buffalo bilang jumlah biaya fantastis inilah yang bikin gereja bangkrut pada 2020. Kebangkrutan juga disusul karena adanya 900 kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendeta dan pegawai lainnya. Akhirnya pada November 2022, gereja St.Ann bersama komplek sekolahnya dan biara, tutup karena dijual ke Downtown Islamic Centre (DIC) yang berafiliasi dengan Buffalo Crescent Holding.
Pihak DIC bilang rencananya mereka akan menghabiskan jutaan dolar untuk merenovasi kompleks gereja. Kemudian sisa bekas lahan gereja akan dibeli Buffalo Crescent Holdings untuk nantinya dialihfungsikan menjadi apartemen. Kabar terjualnya gereja ini kepada komunitas muslim, tentu jadi kabar bagus di tengah aksi Islamofobia yang lagi marak di Amerika. Bayangin aja, jumlah pengaduan diskriminasi pada muslim di Amerika sampai akhir Maret berjumlah 8.061, meningkat 56 persen dari tahun sebelumnya.
Insiden-insiden berbau Islamophobia itu terdiri dari penikaman pada warga Palestina-Amerika berusia enam tahun di Illinois pada akhir Oktober 2023 lalu. Kemudian, penembakan terhadap 3 siswa keturunan Palestina di Vermont November 2023. Lalu penikaman terhadap pria Palestina-Amerika di Texas pada Februari 2024. Semoga Islamofobia di Amerika bisa dihentikan sehingga umat minoritas bisa beribadah dengan nyaman.
Yuk, rawat terus toleransi antar umat beragama!


