Menyebut Palestina Teroris, Seorang Guru Digeruduk Massa

Published:

Terkait Palestina, sebagian masyarakat Indonesia sensitif banget ya. Masa gara-gara beda pendapat saja, langsung digeruduk. Ini misalnya dialami olah seorang guru SMK di Bengakayang Kalimantan Barat yang bernama Najaruddin. Ini bermula saat Najaruddin membuat video yang mengomentari tentang konflik Israel Palestina yang kemudian diposting di Instagram.

Dalam video itu Najaruddin bercerita kalau dirinya mendapat pertanyaan dari salah seorang siswanya tentang konflik Israel – Palestina. Namun Najaruddin kemudian mengoreksi siswanya, kalau konflik itu bukan Israel vs Palestina, tapi Israel vs teroris. Sontak video itu viral dan bikin gaduh netizen Indonesia. Tak lama setelah videonya viral, guru itupun digeruduk masyarakat setempat. Massa menuntut Najaruddin untuk meminta maaf. Setelah didatangi massa, Najaruddin pun minta maaf.

Menyebut Palestina sebagai teroris memang masalah sihh. Palestina adalah sebuah negara yang sedang berjuang melawan pendudukan Israel. Perlawanan rakyat palestina adalah perjuangan untuk mendapatkan kemerdekaan. Jadi sangat nggak simpatik menyebut perjuangan mereka sebagai aksi terorisme. Tapiii hanya gara-gara itu sampai harus digeruduk juga masalah. Setiap orang punya hak untuk berbeda pendapat. Sampaikan saja pendapat kita dengan sikap yang proporsional. Jangan dengan cara mengintimidasi, apalagi dengan kekerasan.

Yuk proporsional dalam bersikap!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img