Jakarta, PIS – Pengurus ranting Nahdlatul Ulama Sumberejo, Malang, harus dipuji! Beberapa hari lalu mereka mengeluarkan surat penolakan pembangunan Gereja Kristen Jawi Waten di desa mereka.
Tapi surat itu langsung disambut protes banyak pihak. Intinya, banyak yang heran kok pengurus ranting NU melakukan tindakan intoleran. Padahal NU kan selama ini dikenal sebagai pembela keberagaman?
Gara-gara protes itu pengurus ranting NU langsung berkonsultasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Malang. Seusai mediasi, mereka pun membatalkan surat berisi penolakan tersebut.
Ketua pengurus ranting NU, Kholili Bahri, menyatakan mereka menyerahkan keputusan pembangunan gereja itu kepada FKUB. “Kami tidak campur lagi,” katanya. Ketua FKUB, Tri Waluyo bilang proses pendirian gereja akan dilanjutkan.
Dia berharap akan ada kesepakatan yang dapat menjaga kerukunan dan kenyamanan masyarakat setempat. Semoga cepet selesai ya? Masak mau beribadah aja, harus dilarang-larang?


