Pernah denger istilah SiMontok, SiPepek, dan lainnya yang lagi viral? Jadi, pemerintah daerah lagi jadi sorotan karena bikin nama website dinilai seksis dan mesum. Kasus ini viral setelah akun Instagram @bigalphaid posting 11 aplikasi atau situs resmi pemerintah daerah dengan nama nyeleneh pada 2 Juli lalu.
Pemda Cirebon bikin ‘Sistem Pelayanan Program Penanggulangan Kemiskinan dan Jaminan Kesehatan’ yang disingkat SiPepek. Pemkot Surakarta bikin ‘Sistem Monitoring Stok dan Kebutuhan Pangan Pokok yang disingkat SiSemok. Pemkot Bengkulu bikin ‘Jemput Bola Layani Masyarakat’ yang disingkat Jebol Ya Mas.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Solo, Eko Nugroho, berdalih istilah SiMontok bukan jorok, tapi cuma biar gampang diinget aja. Peluncuran istilah-istilah seksis dan mesum itu ditentang berbagai pihak, salah satunya Ahli Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah. Dia bilang istilah itu melanggar norma kesusilaan, ketelanjangan, hingga unsur porno.
Bisa dibayangin sih apa obrolan sehari-hari di kantor mereka yang bikin istilah seksis dan mesum ini. Yuk, jadi pelayan publik yang waras!



