Huru-hara soal pajak bea cukai ternyata belum selesai nih. Seorang pria yang belum diketahui identitasnya merobek tas mewahnya di depan petugas Bea Cukai. Gara-garanya, tas merk Hermes yang dibeli seharga lebih dari US$4.000 dikenakan biaya pajak sebesar 26 juta. Masalahnya, pria itu ngaku membeli tas itu seharga US$1.000 atau setara 16 juta.
Tapi pihak bea cukai tetap bersikukuh dengan biaya yang ditetapkan di awal. Nggak terima, pria itu putusin merobek tasnya agar nggak perlu bayar pajak. Petugas bea cukai menyetujui aksi pria itu.
Belakangan, video aksi pria itu ini viral dan banyak mendapat dukungan netizen. Netizen setuju tas itu dirusak daripada disalahgunakan pihak bea cukai.
Barang-barang mewah dari luar negeri memang seharusnya dikenakan pajak bea cukai khusus. Tapi besaran angkanya harus jelas dan transparan. Dengan begitu, siapapun yang mau beli barang mewah di luar negeri mengetahui konsekuensinya.
Yuk, transparan membuat kebijakan!



