Tragis! Seorang Gadis Tewas Hanya karena Berusaha Ambil Jilbab dalam Rumah yang Terbakar

Published:

Apa yang menimpa gadis di India ini tragis banget. Hanya karena ingin mengambil jilbabnya yang tertinggal, dia nekat menerjang api yang membakar rumahnya. Dia akhirnya terbakar dan tewas. Gadis itu bernama Sadiya, berusia 19 tahun. Peristiwa itu terjadi pada 7 April 2025, di Jodhpur, Rajasthan India.

Kejadian bermula saat sebuah tabung gas meledak di sebuah rumah berlantai 3, dekat Masjid Miyan di Jodhpur. Ledakan tabung gas itu memicu kebakaran hebat di rumah itu. Padahal di rumah itu ada banyak orang yang tinggal, karena memang dihuni oleh keluarga besar. Saat kebakaran terjadi, Sadiya sedang khusyuk shalat di sebuah ruangan di lantai 1. Pas api meluas dan menyebar, dia pun panik. Tapi kemudian berhasil keluar dari ruangan shalat dan diselamatkan oleh tim penyelamat.

Sadiya selamat. Tapi tiba-tiba dia ingat jilbabnya tertinggal. Dia pun kemudian nekat mengambil jilbab itu di tengah kobaran api yang makin membesar. Sayangnya, pas saat dia masuk ke kamar, sebuah pintu yang terbakar runtuh dan menimpanya. Ini membuat Sadiya terjebak di ruangan yang penuh kobaran api itu.

Tim penyelamat kemudian berusaha menyelamatkan kembali Sadiya. Berhasil, tapi kondisi Sadiya sudah penuh dengan luka bakar. Di perjalanan menuju ke rumah sakit, Sadiya tidak bisa bertahan dan akhirnya meninggal dunia. Selain Sadiya, ada juga seorang bayi berusia 14 bulan yang juga jadi korban jiwa. Sementara 14 orang lainnya mengalami luka-luka, sebagian di antaranya karena menghirup asap tebal yang memenuhi rumah itu.

Menurut keterangan saksi mata bernama Aabida, beberapa penghuni rumah sempat mengunci diri di dalam ruangan. Mereka menganggap tindakan itu lebih aman buat mereka. Namun asap tebal membuat mereka pingsan. Tim penyelamat harus mendobrak pintu untuk mengevakuasi mereka. Salah satu saksi, Mohammad Imran Khilji, yang merupakan kerabat Sadiya, bercerita bahwa Sadiya sempat turun dari bangunan itu. Tetapi ia kembali masuk untuk mengambil hijabnya, yang menjadi keputusan fatal baginya.

Sadiya memang dikenal sebagai sosok yang taat beragama. Karena keyakinan imannya, dia gak bisa nahan diri buat balik lagi ke rumah yang sudah dipenuhi kobaran api, hanya untuk mengambil sehelai jilbabnya. Kita tentu saja prihatin dan sedih dengan apa yang menimpa Sadiya dan keluarga besarnya.

Tapi ini juga jadi pelajaran buat kita, kalau beragama itu harus dibarengi oleh akal sehat. Agar tindakan kita terukur, dan tidak membahayakan diri kita sendiri maupun keluarga kita dan orang-orang sekitar kita. Islam adalah agama yang menyerukan agar umatnya selalu gunakan akal dalam bertindak. Ada banyak ayat yang memerintahkan itu. Salah satunya dalam surat Ali Imran ayat 190. Bunyinya: Dalam penciptaan langit dan bumi, serta pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal. Jadi, yuk beragama dengan akal sehat!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img