KOK PRESIDEN JOKOWI BERPIDATO PAKAI BAHASA MANDARIN?

Published:

Kaum anti Jokowi memang enggak habis-habisnya bikin hoax. Sekarang nih sedang beredar video di TikTok yang isinya Jokowi sedang berpidato berbahasa Mandarin. Sebenernya sih keren kalau Pak Jokowi memang pintar berbahasa Mandarin Masalahnya, ini nih hoax! Ini dinyatakan langsung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui keterangan pers pada 26 Oktober lalu.

Kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, video itu hasil suntingan alias editan yang menyesatkan. Video aslinya menampilkan Presiden sedang bicara di Gala Dinner di Amerika Serikat pada 26 Oktober 2015. Di sana dia sebenarnya berpidato menggunakan bahasa Inggris. Video itu diunggah di kanal Youtube The U.S.- Indonesian Society (USINDO) dan sudah dilihat lebih dari 47 ribu. Pakar komunikasi Emrus Sihombing berkomentar, gaya manipulasi video semacam ini memang semakin mudah dilakukan. Menurutnya, itu dengan mudah dilakukan dengan memanfaatkan artificial Intelligence (AI) dengan teknik Deepfake. Pada dasarnya deepfake adalah teknologi manipulasi sehingga seolah-olah seseorang mengatakan atau melakukan sesuatu, padahal semua hanya hasil rekayasa.

Dipikir-pikir ngapain juga ya video hoax ini dibuat? Kayaknya sih, si pembuat kayaknya berusaha memframe Presiden Jokowi itu antek pemerintah Tiongkok. Tuduhan Presiden Jokowi sebagai boneka Tiongkok emang udah sering banget dilontarkan para pembencinya. Presiden dituduh memberikan karpet merah pada kepentingan pemerintah dan bisnis Tiongkok. Bahkan Pembangunan IKN dianggap sebagai bagian dari rencana menjadikan Indonesia dijajah Tiongkok. Begitu juga tuduhan mengalirnya jutaan Tenaga Kerja Asing China ke Indonesia, terutama sejak pandemi

Bahkan ada pula tuduhan bahwa pemerintahan Jokowi menjalankan agenda dan program islamophobia atas arahan kebijakan rezim komunis tiongkok. Yang terbaru adalah konflik Rempang yang dituduh diakibatkan oleh investasi China sebesar Rp 175 triliun. Tuduhan-tuduhan Jokowi boneka China ini terus diulang-ulang. Dan sekarang video Presiden Jokowi berpidato dengan bahasa mandarin ini rasanya sih nggak lepas dari framing tersebut. Mudah-mudahan video semacam itu nggak berdampak negative buat masyarakat ya

Yuk, kita sama-sama bikin konten yang sehat

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img